Apa Itu Ablasio Retina, Gejala, Penyebab Dan Diagnosis

By | Mei 19, 2017

Apa Itu Ablasio Retina – Penyakit Ablasio adalah suatu keadaan lepasnya retina sensoris dari epitel pigmen retina (RIDE). keadaan ini merupakan masalah mata yang serius dan dapat terjadi pada usia berapapun, walaupun biasanya terjadi pada orang usia setengah baya atau lebih tua.

Apa Itu Ablasio Retina, Gejala, Penyebab Dan Diagnosis

Ablasio retina terjadi ketika vitreous (material normal pada bola mata berbentuk cairan kental) menorobos masuk melalui lubang yang disebabkan oleh robekan retina. Kemudian vitreous akan terkumpul di bawah retina. Semakin banyak robekan, maka viterous akan semakin menumpuk dan akhirnya akan menyebabkan retina terlepas dari jaringan penyokongnya. Area dimana retina terlepas dari jaringan di sekitarnya akan kehilangan suplai darah dan menyebabkan bagian ini berhenti bekerja sehingga penglihatan akan hilang.

Gejala Utama Penyakit Ablasio Retina

Berikut merupakan gejala utama dari penyakit ablasio retina :

  • Kilatan cahaya.
  • Floaters (Bintik-bintik/benang hitam yang selalu bergerak)
  • Tirai abu-abu yang menutupi sebagian penglihatan kita.

Gejala diatas juga terjadi pada gangguan-gangguan mata lainnya, maka lebih baik mengkonsultasikannya pada dokter mata di JEC untuk mendapatkan diagnosa yang tepat.

Penyebab Ablasio Retina

Berikut merupakan faktor penyebab penyakit ablasio retina :

  • Penyusutan atau kontraksi vitreus, bahan seperti gel yang mengisi bagian dalam mata. Hal ini menyebabkan tarikan dan robekan pada retina yang mengarah ke ablasio retina.
  • Cedera
  • Diabetes tingkat lanjut
  • Gangguan inflamasi mata

Bagaimana ablasio retina dapat terjadi? Ablasio retina dapat terjadi ketika vitreus atau bahan seperti gel bocor melalui lubang retina atau air mata, dan mengumpul di bawah retina. Retina merupakan selaput transparan di bagian belakang mata yang mengolah bayangan yang difokuskan di retina oleh kornea dan lensa.

Diagnosis Penyakit Ablasio Retina

Untuk menentukan apakah ada ablasio retina maka dokter spesialis mata akan melakukan pemeriksaan mata menyeluruh terutama bagian dalam mata. Beberapa pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui keutuhan retina:

  • Oftalmoskopi direk dan indirek.
  • Ketajaman penglihatan.
  • Tes refraksi.
  • Respon refleks pupil.
  • Gangguan pengenalan warna.
  • Pemeriksaan slit lamp.
  • Tekanan intraokuler.
  • USG mata.
  • Angiografi fluoresensi.
  • Elektroretinogram.
  • Operasi mata.
  • Pencolokan mata.

 

Baca Juga :

 

Posted By :

Apa Itu Ablasio Retina

 Jelly Gamat QnC

Tinggalkan Balasan